Pertanyaan tentang kapan waktu terbaik membeli emas hampir selalu dijawab dengan kalimat yang sama: saat ada duit. Jawaban ini terdengar praktis, tapi sesungguhnya dangkal. Dalam dunia keuangan, punya uang bukan berarti siap berinvestasi. Banyak orang membeli emas bukan karena struktur keuangannya matang, melainkan karena merasa ada sisa uang di akhir […]
Month: January 2026
Toko Perhiasan Ada, Tapi Toko LM Tidak — Apa Dampaknya ke Investasi Emas?
Di banyak kota kecil dan menengah di Indonesia, satu masalah klasik sering muncul saat orang ingin mulai menyimpan emas: tidak ada toko emas LM resmi. Antam, UBS, atau butik emas batangan biasanya hanya ada di kota besar. Akhirnya pilihan paling dekat adalah toko perhiasan. Masalahnya, hampir semua orang sudah tahu, […]
Emas Tanpa Dividen, Tapi Bukan Tanpa Fungsi: Perspektif Neraca, Leverage, dan Cash Flow
Asset Pasif Salah satu kritik paling umum terhadap emas adalah sifatnya yang tidak menghasilkan dividen, bunga, atau penghasilan periodik. Dalam kerangka investasi konvensional, emas sering diposisikan sebagai aset pasif yang “hanya naik kalau harganya naik”. Akibatnya, emas kerap dibandingkan secara langsung dengan saham dividen, obligasi kupon, atau properti sewa, dan […]
Apakah Emas Digital Perlu Dicetak?
Emas digital lahir dari satu kebutuhan utama: kemudahan. Ia memungkinkan seseorang membeli emas dengan nominal kecil, menyimpannya tanpa repot, dan memantau nilainya secara real time. Namun justru di titik inilah pertanyaan besar muncul. Jika emas digital itu pada akhirnya bisa dicetak menjadi emas fisik, apakah pencetakan itu perlu? Atau justru […]
Harga Emas Naik, Tapi Kenapa Banyak Orang Tetap Merasa Rugi?
Banyak orang mengatakan emas selalu naik dalam jangka panjang. Secara historis, pernyataan itu tidak sepenuhnya salah. Namun di lapangan, realitasnya jauh lebih beragam. Ada cukup banyak orang yang justru merasa dirugikan setelah membeli emas. Bukan karena emasnya “gagal”, melainkan karena cara, tujuan, dan konteks saat emas itu dibeli tidak tepat. […]

