Dunia hari ini sudah jauh berbeda dari beberapa dekade silam bahkan dalam hitungan tahun saja trend dan cara kerja dunia keuangan sudah sangat jauh berubah, ke depannya bahkan sulit diprediksikan apakah cara atau sistem yang ada hari ini masih akan bertahan atau justru tenggelam di masa depan.
Bicara soal kekayaan aset, kita mengenal satu aset yang sudah teruji sekitar minimal 5000 tahun peradaban manusia yaitu emas. Walaupun emas sudah terbukti nilainya tidak lekang oleh waktu nyatanya manusia saat ini terus mencari cara menyimpan kekayaan dengan lebih baik dari waktu ke waktu.
Cara yang diterapkan untuk menyimpan kekayaan ini kadang dikombinasikan dengan emas sebagai jaminannya karena emas terbukti adalah aset riil. Beberapa kasus kerap terjadi juga ada oknum nakal yang dengan skema yang kelihatan menjanjikan keuntungan dengan emas justru berakhir merugikan banyak pihak.
Meskipun begitu tidak menutup kemungkinan bahwa transaksi emas ini dapat dilakukan dengan lebih efisien di masa depan.
ETF GOLD
ETF (Exchange Traded Fund) untuk emas layaknya saham adalah bentuk paper yang dapat diperdagangkan. Bagi mereka yang ingin memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam berinvestasi emas tentu ETF GOLD menjadi hal yang menarik ketimbang membeli emas fisik.
Kelebihan membeli ETF GOLD adalah tentu lebih efisien dan simple. Perlu dipahami bentuk emas fisik memberi konsekuensi kita sebagai pemiliknya harus menanggung biaya pengiriman sampai ke tempat kita. Selain itu biaya penyimpanan/storage apabila ingin menggunakan jasa safe deposit juga perlu dihitung sebagai biaya tahunan.
Pada ETF karena hanya berupa paper asset biaya semacam ini tentu menjadi tidak ada. Sebagai pemilik ETF biaya yang dikeluarkan hanya perlu membayarkan jasa pada pihak ketiga pengelola ETF setiap kali transaksi beli dan jual yang biasanya jauh lebih rendah ketimbang spread pada emas fisik yang berkisar 5-10 persen dan bahkan bisa lebih.
Di samping kelebihan ETF Gold yang begitu mudah, sampai transaksinya dapat dilakukan dan diselesaikan dalam hitungan menit melalui internet tentu juga ada kelemahan. Masalah tersebut adalah karena ETF Gold ini sifatnya dikelola oleh pihak ketiga, kita memiliki resiko atas dana kita apabila pengelola ETF Gold ini melakukan penyelewengan.
Meskipun dilakukan audit secara berkala oleh lembaga yang profesional, selama namanya dikelola oleh manusia tentu resiko jenis ini perlu dipertimbangkan meskipun tentu makin kecil peluang untuk terjadi hal semacam ini.
Sebagai perbandingan biaya ETF dapat dilihat pada gambar berikut.

Untuk biaya penyimpanan emas fisik bertambah seiring jasa yang digunakan (biasa ada nominal minimum), sementara untuk spread tentu nilainya naik bergantung pada ukuran emas yang kita beli. Sementara pada ETF Gold biayanya terlihat sangat efisien.
Tidak heran ETF GOLD ini lebih cocok dengan pertimbangan mereka yang ingin mendapat keuntungan melalui perdagangan emas. Sementara bagi mereka yang ingin menyimpan emas tanpa kemampuan jual dan beli emas pilihan emas fisik lebih cocok dan memberi ketenangan batin karena sepenuhnya dalam kendali kita.

Mana Yang Cocok
Kembali pada masing-masing pribadi bentuk emas apa pun yang cocok dimiliki setiap orang tentu berbeda. Mereka yang tidak sempat mempelajari soal ETF Gold atau bentuk emas “high level” tentu lebih disarankan memiliki emas fisik. Entah dengan membeli emas fisik langsung atau dengan cicilan emas yang saat ini banyak disediakan baik dari perusahaan pencetak emas atau lembaga keuangan seperti bank dan pegadaian.
Kita juga tidak bisa mengatakan mana yang lebih baik dari kedua bentuk emas ini, bahkan boleh jadi memiliki keduanya dapat menjadi opsi tergantung tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu.
Apabila kita ingin memiliki emas dalam jumlah besar dan tidak mau repot menyimpan fisik emasnya ETF Gold dapat dipilih dengan sebelumnya melakukan research perusahaan mana yang akan dipilih pastinya.

