Emas memang material yang melambangkan kemakmuran, kekuasaan dan keindahan. Sejak berabad-abad berbagai perhiasan dan perabotan kerap dibuat dengan bahan dari emas.
Sebut saja mahkota, pedang, piring, sendok, garpu, perlengkapan mandi, pakaian, gigi dan banyak lagi kerap dibuat dari bahan emas entah emas murni atau hanya sebagian berbahan emas.
Mungkin karena kebanyakan uang kali ya, sampai raja-raja tersebut bingung mau buat apa lagi hartanya.
Kali ini kita akan coba bahas beberapa bangunan yang dibuat dengan menggunakan bahan dari emas. Kalau di Indonesia kita punya monas di luar negeri ternyata lebih banyak lagi bangunan megah yang dibuat dari emas.
Tentunya ini sebagai lambang kemakmuran dan menjadi lokasi yang kerap menjadi daerah wisata. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi pembaca ya dan kapan-kapan kalau ada kesempatan bisa berkunjung. Tapi jangan sampai emasnya dibawa pulang ya!
#1. Masjid Sultan Omar Ali Saefuddien, Brunei Darussalam
Dimulai dari negara ASEAN, lokasi masjid ini berada di ibukota Bandar Seri Begawan. Seperti kita tahu Sultan Brunei terkenal akan kekayaannya sehingga tidak heran material yang digunakan untuk pembangunan masjid ini semuanya didatangkan yang terbaik dari seluruh dunia.
Sebagai contoh marmernya didatangkan dari Italia, granit didatangkan dari Shanghai, untuk lampu kristal diimpor dari Inggris dan sebagai karpet banyak didatangkan dari Arab Saudi.

Masjid ini selesai dibangun pada 1958 dan dilengkapi dengan kubah emas murni yang menelan biaya sekitar 5 juta Dollar. Untuk gaya arsitekturnya sendiri karena dirancang oleh arsitek Italia masjid ini memadukan gaya Islam dan Italia yang ketika pembangunannya ditujukan untuk memperingati 1400 tahun Nuzul Al-Quran.
#2. Pagoda Shwedagon Paya, Myanmar
Pagoda Emas ini telah sejak lama menjadi ikon kota Yangon, selain bangunannya termegah pagoda ini menjadi tempat peribadatan terpenting di Myanmar karena menyimpan relik/bagian tubuh Buddha.
Pada pagoda ini terdapat stupa setinggi 99 meter terbuat dari emas dengan banyak dihiasi berlian dan yang terbesar bahkan mencapai 72 karat.


#3. Gedung Parlemen, Hungaria
Berlokasi di Budapest dan telah lama menjadi landmark karena bangunannya yang luas dan tertinggi di sana selain tentunya banyak bagian yang dibuat dari emas.


Bagi pecinta emas mungkin dapat menjadikan obyek wisata ini sebagai salah satu destinasi wisata bila berkunjung ke Budapest. Bangunan ini berlokasi di tepi sungai Danube.
#4. Istana Katarina, Rusia
Rusia terkenal sebagai negara yang memiliki cadangan emas yang berlimpah karenanya tidak heran bila mereka memiliki istana yang terbuat dari bahan emas.
Istana ini berada di kota Tsarskoye Selo (Pushkin), sebelah selatan St.Petersburg dan awalnya digunakan sebagai peristirahatan musim panas keluarga Tsar/Kaisar Rusia sebelum negara menganut paham komunis.
Nama Istana ini di ambil dari nama Isteri Peter The Great yang memerintah dua tahun setelah kematian suaminya. Bukan tanpa alasan istana ini jadi sedemikian megah karena memang bertujuan untuk menyaingi istana Versailles di Perancis.





Selain bangunan, interior seperti furniture, patung, pintu, sampai vas bunga dan lain sebagainya juga terbuat dari bahan emas. Perlu kacamata barangkali bila kita berkunjung ke sana ya agar tidak terlalu silau dengan emas.
Demikian rumitnya sampai istana ini dibangun kembali oleh 4 arsitek berbeda sebelum Bartholomeo Rastrelli sebagai kepala arsitek Kekaisaran ditugasi untuk mendesain ulang istana ini.
#5. Gereja Jesuit di Quito, Ekuador
Desain arsitektur gereja ini terinspirasi oleh dua gereja Jesuit Roma, yaitu Chiesa del Gesu dan Chiesa di Sant’Ignazio, Loyola. Bagian tengahnya beratap kubah laras setinggi 26 meter yang terbuat dari batu apung dan batu bata. Kubah logam ini dihiasi dengan relief-relief Mudejar berbahan plester, polikrom, dan emas asli.


#6. Kuil Amritsar, India
Kuil dengan arsitektur mengagumkan ini berada di Atta Mandi, Katra Ahluwalia, Punjab dan mengusung perpaduan gaya arsitektur Hindu dan Islam. Kuil dibangun dengan marmer putih yang kemudian dilapisi emas asli. Penggunaan emas ini dilakukan pada masa pemerintahan Maharaja Ranjit Singh.

Kuil ini adalah pusat dari Sikhisme. Ratusan ribu orang dilaporkan mengunjungi kuil ini setiap harinya selain untuk beribadah juga untuk berwisata.
#7. Kinkakuji, Jepang
Paviliun peninggalan jaman Shogun Ashikaga Yosimitsu ini terdiri dari 3 lantai di mana dua bagian lantai teratas dilapisi emas.

Lantai kedua dirancang dengan gaya Bukke seperti kediaman para samurai. Di dalamnya terdapat patung Kannon Bodhisattva yang dikelilingi Empat Dewa Langit. Lantai ketiga dibangun dengan gaya aula Zen China dengan burung api menghiasi puncaknya.
Paviliun ini sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang dimana pernah mengalami kebakaran pada tahun 1950. Bangunan yang ada sekarang adalah peninggalan sesudah rekonstruksi pada tahun 1955 dengan mengikuti desain sebelumnya.
#8. Istana Potala Lahsa, Tibet
Dapat dianggap juga sebagai sebagai pagoda atau tempat peribadatan Istana Potala diperkirakan menggunakan emas seberat 3 ton lebih dalam pembangunannya.
Tentunya bahan emas dari abad ke abad menjadi lambang kekuasaan, keagungan dan kemurnian sehingga lazim ditemukan pada bangunan kerajaan/pemerintahan maupun untuk tempat ibadah.


Istana ini memang dibuat di dataran tertinggi karena memang tidak diijinkan ada bangunan lain yang lebih tinggi dari istana ini. Di dalamnya yang paling mewah adalah keberadaan Stupa Dalai lama yang terbuat dari 3.700 kg emas.
Untuk mereka yang ingin berkunjung pun cukup dibatasi hanya boleh sekitar 2.300 orang untuk per hari kunjungannya.
Beberapa bangunan masih tegak berdiri tetapi beberapa juga sudah hilang atau runtuh dan hanya tersisa catatan sejarahnya saja. Kira-kira dari list di atas mana yang paling Anda ingin kunjungi? Atau barangkali Anda mau mengunjungi obyek wisata emas di Indonesia dahulu?


Thank you.