Proyeksi Harga Emas di Tahun Naga Kayu?

Spread the knowledge

Tahun baru imlek 2575 baru saja dirayakan di seluruh dunia, harapan dan doa untuk mencapai kesuksesan dan keberuntungan dipanjatkan di tahun naga kayu ini. Walaupun masih terbawa suasana dunia yang tidak menentu tentunya banyak rencana yang ingin diwujudkan tahun ini.

Bicara soal rencana, tentunya setiap kita ingin mengambil keputusan dengan tepat sebab keputusan yang satu akan membawa kita pada keputusan-keputusan lain yang akan mempengaruhi hidup kita.

Dengan pemilu yang sudah hitungan hari langkah-langkah besar terkait usaha dan investasi nantikan akan lebih jelas apa yang harus diambil.

Isu Keuangan Global

Nah, bicara soal keuangan global masih tidak banyak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu soal geopolitik dan kebijakan dari The Fed dalam mengatasi inflasi dan resesi di Amerika Serikat yang nantinya akan berimbas pada seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Perlambatan ekonomi di beberapa negara seperti Cina dan Eropa juga menjadi isu yang akan ikut memperberat urusan perekonomian selain tentunya hutang negara-negara yang kerap tidak terkendali meningkatkan peluang default dan membuat beberapa negara kolaps ekonominya.

Bagaimana Dengan Emas?

Sebagai asset yang tidak tergantung pada asset lain, emas dan layaknya logam mulia lainnya seperti perak, palladium dan platinum masih dipercaya sebagai tempat menyimpan kekayaan terbaik.

Dari proyeksi yang telah dibuat dan dipublikasikan oleh http://lbma.org.uk untuk 2024 hanya logam palladium yang diproyeksikan negatif dari keempat logam mulia tersebut di atas.

Lantas bagaimana dengan emas sendiri?

Perlu dipahami sejumlah bank sentral dunia terus memborong cadangan emas seperti People’s Bank of China (PBoC), National Bank of Poland (NBP), diikuti oleh negara seperti India, Singapore dan lainnya.

Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan harga emas global akan cenderung menguat dalam beberapa tahun ini di tengah ketidakpastian global.

Selain itu, sebagai catatan harga emas di Indonesia sendiri nampaknya masih cukup solid dan cenderung menguat karena nilai tukar Dollar Amerika Serikat masih cenderung menguat terhadap Rupiah sehingga sekalipun ada koreksi atas harga emas biasanya kenaikan kurs Dollar akan mengerek harga emas di dalam negeri.

Industri Emas Dalam Negeri

Industri emas di Indonesia dalam tahun mendatang juga tentunya masih didominasi oleh permintaan akan produk perhiasan. Ketika perekonomian masih lesu biasanya permintaan akan produk emas lebih banyak dalam bentuk batangan 24 karat karena masyarakat akan lebih memilih menabung.

PT Hartadinata Abadi, salah satu perusahaan yang berfokus pada produksi emas termasuk perhiasan

Sebaliknya apabila perekonomian sedang melaju permintaan akan produk emas akan lebih banyak dalam bentuk perhiasan karena selain untuk tabungan, masyarakat akan lebih banyak mengenakan perhiasan emas.

Beberapa emiten yang bergerak dalam komoditas emas juga masih optimis kinerjanya akan positif di tahun ini meski ada koreksi pada harga sahamnya.

sumber: CNBC Indonesia, sejumlah emiten yang berhubungan dengan tambang emas

Sebagai pertimbangan kita dapat merujuk dari para analisis bagaimana harga emas di tahun ini sebagai berikut (sumber LBMA). Secara rata-rata harga emas diperkirakan akan meningkat sekitar 6,1% selama tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

perkiraan ini dibuat dalam USD per troy ounce, tentunya akan ada perbedaan bagi kita yang melihat harga emas tersebut di dalam negeri karena pengaruh nilai tukar Rupiah. Berminat menyimpan emas? klik link berikut untuk informasi simpanan emas 24 karat https://linktr.ee/ceritaemas999

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *