Kapan Waktu Terbaik Membeli Emas?

Spread the knowledge

Layaknya investasi apapun yang lain membeli emas seringkali menjadi dilema. Mau dibeli takut turun harganya, tidak membeli takut harganya naik terus sampai tidak sempat membeli. Lalu strategi membeli emas itu seperti apa baiknya?

Fakta Harga Emas

Memasuki tahun 2023 banyak sekali ahli keuangan yang memprediksi bahwa harga emas akan mencetak rekor baru di tahun ini. Ada yang memprediksi harga per troy ounce akan menembus $2.300, ada yang memprediksi $3.000, dan bahkan $4.000.

Namanya juga prediksi semua orang boleh berpendapat, di Januari bahkan tanda-tanda harga emas akan terus bullish juga terlihat nyata. Tetapi baru saja kita memasuki bulan Februari tiba-tiba kabar tenaga kerja Amerika Serikat memberi data yang mengejutkan!

Berita yang muncul pun seakan menekan harga emas karena indikasinya suku bunga dari The Fed akan kembali naik dan akan membuat emas kurang menarik karena tidak memberikan yield.

Terlihat bahwa naik turun emas ini adalah hal yang biasa, bulan ini ceritanya begini bulan depan bisa berubah lagi, ditambah kita tidak tahu ending dari perang di Ukraina dan inflasi yang melanda seluruh dunia.

Harga emas memang dalam jangka panjang normalnya akan terus naik tetapi kapan naik atau turunnya tidak ada yang dapat memprediksi secara jelas. Data yang dapat kita tarik sejak berakhirnya Bretton Woods System menunjukkan secara rata-rata kenaikan harga emas berkisar di 10% per tahun hanya data ini yang dapat menjadi acuan.

Selain itu dari catatan sejarah sejak jaman Nabi Muhammad 1 dinar dapat membeli seekor kambing yang ternyata masih dapat dilakukan sampai hari ini.

Pada emas fisik kita juga kenal yang namanya spread di mana besarnya berkisar biasanya antara 10-25 persen tergantung dari bentuk dan kadar emasnya. Tentunya kalau mengharapkan kenaikan harga emas dalam jangka pendek akan sulit untuk menutupi biaya ini.

Tips Menentukan Kapan Membeli Emas

#1. Belilah Saat Ada Uang

Membeli uang ibarat pertandingan maraton, perlu stamina dan kedisiplinan. Bila dana darurat belum siap kita perlu pertimbangkan lagi sebelum membeli emas. Bukan tidak mungkin malah nantinya kita terpaksa menjual kembali emas kita bila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan.

Berikutnya janganlah membeli emas dengan menggunakan hutang. Berhutang dengan membeli emas sambil mengharapkan kenaikan harga emas adalah tidak bijak dan bentuk spekulasi yang buruk.

Seperti kita ketahui bentuk hutang pasti ada bunga yang harus kita bayar sementara kenaikan harga emas belum menentu.

Pernah terjadi pada tahun 2011-2013 booming fenomena ternak atau berkebun emas. Beberapa orang melihat emas harganya sedang dalam trend naik dan coba mereka manfaatkan lebih lagi dengan cara gadai emas.

Sumber: goldprice.org
(harga emas setiap tahun umumnya memberikan keuntungan tetapi tidak menutup kemungkinan harga emas justru meredup tajam, tahun 2013 contohnya ketika harga emas turun cukup dalam mengakibatkan mereka yang berkebun emas merugi)

Caranya emas yang mereka miliki mereka gadaikan lalu uang hasil gadai ini mereka belikan lagi emas, sehingga dengan uang yang sedikit mereka mendapatkan emas dengan jumlah lebih banyak.

Teknik ini tidak ubahnya bentuk lain dari trading emas di pasar derivatif yang besar resikonya. Benar saja ketika harga emas memang sedang naik mereka akan panen keuntungan yang besar dan normalnya manusia jumlah uang yang mereka cemplungkan akan makin besar.

Malangnya tidak ada pesta yang tidak usai, ketika harga emas koreksi besar di tahun 2013 bubar sudah semua rencana mereka dan justru menjadi kerugian. Emas yang tadinya menjadi lindung nilai menjadi sumber malapetaka.

#2. Beli Emas Saat Tidak Tahu Peluang Lain

Menyimpan terlalu banyak uang cash tanpa tahu akan diapakan bukan hal yang bijak. Mengapa? Faktanya sekalipun uang kita ditempatkan di bank yang relatif aman ternyata bunga deposito tidak cukup mengimbangi inflasi.

Dengan melihat data ternyata dalam jangka panjang menyimpan emas lebih menguntungkan dari deposito biasa atau valas sekalipun.

Selain itu emas juga cukup likuid dibandingkan dengan asset seperti tanah atau properti bila tidak dikelola untung menghasilkan sewa. Proses menjual akan butuh usaha extra dan bila sampai butuh uang cepat terkadang harus menjual rugi.

Terakhir tentunya dengan memiliki uang cash dalam jumlah besar membuat kita lebih mudah tergoda untuk boros. Ajakan untuk jalan-jalan, belanja, dan sebagainya lebih mudah kita turuti bila uang kita dalam bentuk cash dibandingkan bila kita sudah menyimpannya dalam bentuk emas.

#3. Lakukan Secara Berkala

Kadang ada yang menyesal bila membeli emas agak mahal. Nah, patokan mahal sebenarnya datang bukan dari nominalnya itu sendiri tetapi dari pembelian pertama kita.

Oleh karena itu agar kita tidak terjebak pada harga kita dapat membeli emas secara berkala dan idealnya dilakukan perbulan. Melalui cara ini harga belian kita akan didapati harga rata-rata.

Selain itu kita akan makin disiplin dengan diri kita sendiri agar tidak memboroskan penghasilan kita setiap bulannya. Tanpa terasa gram demi gram yang kita kumpulkan akan bertambah dengan cepat dan sambil menunggu harga emas naik kita akan rasakan harga yang kita beli ternyata cukup murah.

Album Emas Public Gold 1 gram 1 month

Salah satu cara membeli emas dengan berkala dapat dilakukan di Public Gold melalui EPP (Easy Payment Purchase). Kita dapat membeli emas dengan mengunci harga untuk 6 atau 12 bulan ke depan.

Dengan cara ini kita berpeluang untuk mendapat harga yang lebih bersaing untuk pembelian emas kita tanpa perlu memiliki 100% dananya terlebih dahulu. Bagi Anda yang tertarik untuk membeli emas dengan cara ini di Public Gold dapat melakukan registrasi di link berikut dan akan dihubungi staf untuk pertanyaan lebih lanjut.

Terakhir setelah kita membeli emas tentu saja kita tidak perlu risau dengan melihat harga emas setiap hari. Emas nilainya tidak akan sekonyong-konyong jatuh menjadi nol seperti investasi lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *